tidak lah merugi orang yang senantiasa mendawamkan shalat dhuha.. karna banyak keistimewaan di shalat dhuha itu sendiri salah satunya "mendatangkan rejeki"
shalat dhuha bisa di kerjakan 2 rakaat,4 rakaat,6 rakaat,8 rakaat,dan 12 rakaat dan itu semua sesuai dengan kesanggupan kita
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditetapkan termasuk orang-orang yang lengah.Barangsiapa shalat empat rakaat, maka dia tetapkan termasuk orang-orang yang ahli ibadah. Barangsiapa mengerjakan enam rakaat maka akan diberikan kecukupan pada hari itu.Barangsiapa mengerjakan delapan rakaat, maka Allah menetapkannya termasuk orang-orang yg tunduk dan patuh.Dan barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di Surga.Dan tidaklah satu hari dan tidak juga satu malam, melainkan Allah memiliki karunia yang danugerahkan kepada hamba-hamba-Nya sebagai sedekah. Dan tidaklah Allah memberikan karunia kepada seseorang yang lebih baik daripada mengilhaminya untuk selalu ingat kepada-Nya” (riwayat Ath-Thabrani)[17]
shalat dhuha bisa di kerjakan 2 rakaat,4 rakaat,6 rakaat,8 rakaat,dan 12 rakaat dan itu semua sesuai dengan kesanggupan kita
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditetapkan termasuk orang-orang yang lengah.Barangsiapa shalat empat rakaat, maka dia tetapkan termasuk orang-orang yang ahli ibadah. Barangsiapa mengerjakan enam rakaat maka akan diberikan kecukupan pada hari itu.Barangsiapa mengerjakan delapan rakaat, maka Allah menetapkannya termasuk orang-orang yg tunduk dan patuh.Dan barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di Surga.Dan tidaklah satu hari dan tidak juga satu malam, melainkan Allah memiliki karunia yang danugerahkan kepada hamba-hamba-Nya sebagai sedekah. Dan tidaklah Allah memberikan karunia kepada seseorang yang lebih baik daripada mengilhaminya untuk selalu ingat kepada-Nya” (riwayat Ath-Thabrani)[17]






